PENDAHULUAN
Latar Belakang
Belajar mengajar adalah suatu kegiatan yang bernilai edukatif. Nilai
edukatif mewarnai interaksi yang terjadi antara guru dengan anak didik.
Kegiatan belajar mengajar yang dilakukan diarahkan untuk mencapai tujuan
tertentu yang telah dirumuskan sebelum pengajaran dilakukan. Guru
dengan sadar merencanakan kegiatan pengajaran secara sistematis dengan
memanfaatkan segala sesuatunya guna kepentingan pengajaran .
Mengajar bukan tugas yang ringan bagi seorang guru. Dalam mengajar guru
berhadapan dengan sekelompok siswa, mereka bukan hanya sebagai individu
dengan segala keunikannya, tetapi mereka juga sebagai makhluk sosial
dengan latar belakang yang berlainan .
Masalah mengajar telah menjadi persoalan pada ahli pendidikan sejak
dahulu sampai sekarang. Masalah itu meliputi pengelolaan kelas. Akibat
kegagalan guru mengelola kelas, tujuan pengajaranpun sukar untuk
dicapai. Pengelolaan kelas yang baik akan melahirkan interaksi belajar
mengajar yang baik pula. Tujuan pembelajaran pun dapat dicapai tanpa
menemukan kendala yang berarti. Masalah lain yang juga selalu guru
gunakan adalah masalah pendekatan. Pendekatan belajar mengajar dapat
merupakan suatu konsep atau prosedur yang digunakan dalam membahas suatu
bahan pelajaran untuk mencapai tujuan belajar mengajar .
Berkenaan dengan hal itu diperlukan strategi belajar mengajar. Dalam
mengajar diperlukan suatu variasi. Dalam pengembangan variasi mengajar
tentu saja tidak sembarangan tetapi ada tujuan yang hendak dicapai.
Selain itu metode mengajar juga diperlukan dalam kegiatan belajar
mengajar. Metode mengajar adalah suatu cara atau jalan yang harus
dilalui di dalam mengajar. Metode mengajar mempengaruhi belajar, metode
mengajar guru yang kurang baik akan mempengaruhi belajar siswa yang
tidak baik pula.
Dalam mengajar hendaknya guru menggunakan lebih dari satu metode.
Penggunaan metode gabungan jauh lebih baik karena akan menggairahkan
belajar anak didik. Dengan bergairahnya belajar, siswa tidak sukar untuk
mencapai tujuan pengajaran.
Dengan tercapainya tujuan pembelajaran maka dapat dikatakan bahwa guru
telah berhasil dalam mengajar. Keberhasilan itu dapat dilihat setelah
diadakan kegiatan evaluasi dengan beberapa tujuan pembelajaran.
PEMBAHASAN
PENGERTIAN STRATEGI BELAJAR MENGAJAR
Secara umum strategi mempunyai pengertian suatu garis besar haluan untuk
bertindak dalam usaha mencapai sasaran yang telah ditentukan, sedangkan
belajar adalah bentuk aktifitas manusia yang dilakukan sejak lahir
sampai meninggal dunia atau suatu yang perubahan pada kepribadian yang
dinyatakan pengusahaan – pengusahaan respin (sambutan) atau tingkah laku
yang baru yang berupa perubahan keterampilan, sikap, kebiasaan,
kesanggupan dan pemaksaan sedangkan mengajar adalah suatu pembuatan
dapat dikatakan tindakan mengajat bila tindakan itu didasarkan atas
suatu perencanaan yang matang dan teliti.
DEFINISI SBM DARI PARA AHLI
Menurut Gerlach dan Ely SBM adalah cara-cara yang dipilih untuk
menyampaikan mata pelajaran dalam lingkungan pengajaran tertentu
meliputi sifat, lingkup, dan urutan kegiatan yang dapat memberikan
pengalaman belajar kepada siswa.
Penjabarannya: SBM adalah suatu cara-cara yang dipakai oleh guru dalam
proses pengajaran yaitu dalam hal menyampaikan mata pelajaran meliputi
sifat, lingkup dan urutan kegiatan sehingga dengan begitu akan
memberikan pengalaman belajar bagi siswa. Dalam proses belajar mengajar
harus meliputi sifat,lingkup dan urutan kegiatan agar dijadikan
pengalaman yang berkesan bagi para siswa. Siswa lebih mengenal suatu
system pembelajaran yang menarik yang mencakup semua aspek dan sifat
dalam urutan kegiatan tersebut. Dalam pembelajaran ini siswa dapat
mengerti dan memahami pelajaran melalui pengalaman yang mereka dapat
dari pendidik.
Sedangkan menurut ahli lain yaitu Gropper SBM terdiri atas semua
komponen materi pengajaran dan prosedur yang akan digunakan untuk
membantu siswa mencapai tujuan pengajaran tertentu dengan kata lain SBM
juga merupakan pemilihan jenis latihan tertentu yang cocok dengan tujuan
yang akan dicapai.
Penjabarannya: SBM menyangkut semua komponen materi pengajaran dan
prosedur umtuk membantu siswa dalam hal mencapai tujuan pengajaran.
Disamping itu juga ada pemilihan jenis latihan tertentu yang cocok
dengan tujuan yang ingin dicapai.
Menurut Dick and Carey SBM adalah Strategi belajar yang tidak hanya
terbatas pada prosedur kegiatan melainkan juga termasuk didalamnya
materi atau paket pengajarannya.
Penjabarannya : Dalam proses pembelajaran tidak hanya terbatas pada
prosedur atau langkah – langkah kegiatan dalam arti, dalam suatu proses
pembelajaran didalamnya juga termasuk materi maupun paket pembelajaran,
karena materi berperan penting dalam suatu proses pembelajaran.
Menurut Wina Sanjaya strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan
pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan
pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien.
Penjabarannya : Dalam proses belajar mengajar disini guru sebagai subyek
dan siswa sebagai obyek pembelajaran. Dalam hal ini memerlukan stategi
pembelajaran sifatnya masih konseptual dan untuk mengimpletasikannya
digunakan berbagai metode pembelajaran tertentu.Metode pembelajaran yang
dapat digunakan untuk mengimplikasikan strategi pembelajarannya
diantaranya ceramah, demontrasi, diskusi, simulasi, laboraturium,
pengalaman lapangan, brainstrorming, debat dan symposium. Metode
pembelajaran pada dasarnya merupakan bentuk pembelajaran yang tergambar
dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru.Dengan kata
lain metode pembelajaran merupakan bungkusan dari penerapan suatu
pendekatan, metode dan teknik pembelajaran.
Menurut Fadilah strategi belajar mengajar adalah salah satu komponen
dalam system pembelajaran. Komponen itu adalah tujuan materi, strategi
dan evaluasi.
Penjabarannya : Kegiatan guru dalam proses belajar mengajar harus dapat
memberikan kemudahan bagi siswa agar dapat mencapai tujuan dalam
pengajaran tersebut. Agar tujuan itu tercapai diperlukan suatu strategi
dalam mengajar. Dalam penyampaian materi guru memiliki strategi yang
mudah dipahami oleh siswa. Berhasil tidaknya guru dalam mengajar dapat
dilakukan dengan mengadakan evaluasi belajar.
SBM menurut J. R. David dalam Teaching Strategies for College Class Room
(1971 ) ialah a plan, method, or series of activities designe to
archives a particular educational goal ( 1980 ). Menurut pengertian ini
SBM meliputi rencana, metode dan perangkat kegiatan yang direncanakan
untuk mencapai tujuan pengajaran tertentu untuk melakukan strategi
tertentu diperlukan seperangkat metode pengajaran. Strategi dapat
diartikan sebagai a plan of operation achieving something “ rencana
kegiatan untuk mencapai sesuatu”. Sedangkan metode ialah away machieving
something, cara ntuk mencapai sesuau untuk melakukan suatu strategi
digunakan seperangkat metode pengajaran tertentu. Dalam pengertian
demikian maka metode pengajaran menjadi salah satu unsure dalam SBM.
Unsur seperti sumber belajar, kemampuan guru dan siswa, media
pendidikan, materi pengajaran, organisasi adalah waktu tesedia, kondisi
kelas dan lingkungan merupakan unsur-unsur yang mendukung SBM.
Menurut Drs.Syaiful Bahri Djamarah dan Drs.Aswan Zain strategi belajar
mengajar adalah pola –pola umum kegiatan guru anak didik dalam
perwujudan kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujan yang telah
digariskan .
Penjabaran : dalam perwujudan kegiatan belajar mengajar untuk mencapi
tujuan yang telah digariskan ada empat strategi dasar dalam belajar
mengajar yaitu mengidentifikasi serta menetapkan empat strategi dasar
dalam belajar mengajar diantaranya mengidentifikasikan serta menetapkan
spesifikasi dan kualifikasi perubahan tingkah laku dan kepribadian anak
didik sebagaimana yang diharapkan,memilih system pendekatan belajar
mengajarberdasarkan aspirasi dan pandangan hidup masyarakat,memilih dan
menetapkan prosedur,metode dan teknik belajar mengajar yang dianggap
paling tepat dan efektif sehingga dapat dijadikan pegangan oleh guru
dalam menunaikan kegiatan mengajarnya dan menetapkan norma-norma dan
batas minimal keberhasilan atau kriteria serta standar keberhasilan
sehingga dapat dijadikan pedoman oleh guru dalam melakukan evaluasi
hasil kegiatan belajar mengajar yang selanjutnya akan dijadikan
umpanbalik buat peyempurnaan system instruksional yang bersangkutan
secara keseluruhan.Hal tersebut sangat penting dan pokok dalam proses
belajar agar berjalan secara efektif dan tercapai tujuan pembelajan.
KESIMPULAN
Strategi pembelajaran merupaakan salah satu komponen yang penting
dari system pengajaran. Meskipun tujuan telah dirumuskan dengan baik
materi yang dipilih sudah tepat, tetapi jika strategi pembelajaran yang
dipergunakan kurang memadai, mungkin tujuan yang diharapkan tidak
tercapai, atau mungkin tujuan tercapai dengan susah payah. Dengan
demikian strategi pembelajaran adalah kegiatan guru dalam proses
pembelajaran yang dapat memberikan kemudahan atau fasilitas kepada siswa
agar dapat mencapai tujuan pengajaran yang telah ditetapkan.
Strategi belajar mengajar merupakan proses belajar mengajar agar
tercapainya tujuan pengajaran yang efektif, efisien dan ekonomis serta
dapat meningkatkan keterlibatan siswa baik secara intelektuan maupun
fisik. Dalam proses pembelajaran guru harus banyak memiliki strategis
dan pembaaruan-pembaharuan dalam proses belajar mengajar sehingga
membuat suasana kelas menjadi interaktif dan strategi pembelajaran juga
menyangkut materi-materi yang ada dalam pengajaran. Sehingga tujuan dari
pembelajaran tersebut dapat tercapai.
DAFTAR PUTAKA
Djamarah.Bahtiar Syaiful dan Aswan Zain . 1002.Strategi Belajar Mengajar .Jakarta : Rineka Cipta.
.Pengertian srategi Belajar Mengajar .(Online). http:/tips-belajar –
internet .blogspot.com /2009/08/srategi –mengajar –matematika.htm
.diakses tanggal 28 februari 2011.
Pengertian Strategi Belajar Mengajar .(Online). http:/ http://www.doestoc .com/does /27546729/STRATCL-MC-UNS. Diakses tanggal 28 februari 2011.
Pengertian Strategi belajar mengajar .(online) http : /dunia edukasi .com .,diakses tanggal 28 februari 2011.
Home
»
»Unlabelled
» MAKALAH STRATEGI PEMBELAJARAN
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar